AIDA : Seni Copywriting untuk Meningkatkan Penjualan

AIDA : Seni Copywriting untuk Meningkatkan Penjualan

Dewasa kini nyaris seluruh lini bisnis sudah shifting dari offline jadi online. Mulai dari food atau makanan, baju, perabot sampai rumah. Apapun dapat diperjual belikan secara virtual serta menimpa sasaran marketnya.   Tetapi semacam hidup, bisnis online juga terdapat persaingan semacam bisnis offline. Kamu hendak bersaing dengan jutaan pebisnis seindonesia raya yang lain. Hingga tidak […]

Author 04

-

aida

Dewasa kini nyaris seluruh lini bisnis sudah shifting dari offline jadi online. Mulai dari food atau makanan, baju, perabot sampai rumah. Apapun dapat diperjual belikan secara virtual serta menimpa sasaran marketnya.

 

Tetapi semacam hidup, bisnis online juga terdapat persaingan semacam bisnis offline. Kamu hendak bersaing dengan jutaan pebisnis seindonesia raya yang lain. Hingga tidak ayal banyak pebisnis yang sudah membangun bisnis onlinenya meringik hening pembeli.

 

Terdapat banyak strategi serta resep yang disusun buat marketing bisnis online, salah satunya ialah copywriting. Copywriting merupakan metode menulis penawaran buat menarik atensi pengguna internet mencermati serta membeli produk ataupun jasa kamu.

 

Copywriting juga mempunyai banyak metode yang bisa diadaptasikan ke model bisnis Kamu. Contohnya metode AIDA, metode ini sanggup menarik atensi pembeli serta tingkatkan penjualan kamu. Karena AIDA ditulis memakai trik psikologi serta kepribadian sasaran market buat pengaruhi pembacanya buat membeli produk. Hingga menulis copywriting dengan metode AIDA sangat berarti demi kelancaran bisnis online anda

 

 

 

Apa itu AIDA?

 

 

AIDA merupakan suatu konsep marketing yang sudah lama terdapat serta dibesarkan selaku metode copywriting. AIDA sendiri ialah singkatan dari Attention, Interest, Desire serta Action. Attention buat menarik atensi, Interest buat membangun atensi, Desire buat membangkitkan kemauan serta Action buat mengajak.

 

Tujuan metode copywriting AIDA ialah pengaruhi pembaca buat membeli produk ataupun jasa kamu. AIDA hendak menolong kamu menyusun narasi persuasif cocok dengan kepribadian sasaran market serta produk kamu.

 

Buat menulis copywriting ini kamu bisa memohon seseorang copywriter ataupun berupaya menulisnya sendiri. Dengan metode copywriting AIDA, kamu bisa menyulap konten promosi kamu jadi suatu mahakarya ciamik buat menambang cuan.

 

 

 

Pentingnya Menggunakan Teknik Copywriting AIDA

 

AIDA ialah perihal yang sangat berarti buat digunakan pada sesuatu bisnis. Ini sebabnya:

 

      • Gampang diaplikasikan ke seluruh tipe bisnis

 

      • Pas sasaran sebab disusun bersumber pada kepribadian sasaran market

 

      • Tingkatkan penjualan produk ataupun jasa anda

 

 

 

Metode Menyusun Teknik AIDA Pada Copywriting

 

Dalam penyusunan yang memakai metode ini kamu wajib menjajaki kaidah AIDA sehingga kamu bisa tingkatkan penjualan kamu Perihal awal yang diperlukan buat menyusun AIDA merupakan waktu. Kamu memerlukan waktu buat melaksanakan studi di tiap elemennya.

 

Kedua, Kamu butuh mempunyai kreativitas serta pengetahuan diksi yang luas. Kamu pula butuh melaksanakan studi sasaran market serta kompetitor kamu yang pas serta kredibel. Hingga sangat dianjurkan untuk kamu yang tidak mempunyai waktu buat menyerahkan tugas ini pada penulis spesial copywriter berpengalaman.

 

Tetapi bila kamu lagi berhemat budget operasional, kamu dapat menulis copywriting sendiri dengan menjajaki langkah- langkah dibawah ini. Ayo ikuti dengan seksama uraian satu per satu dari 4 elemen AIDA buat menyusun copywriting dibawah ini.

 

 

1. Attention

 

Elemen yang awal dari metode copywriting AIDA merupakan Attention ataupun atensi. Sama dengan halnya strategi marketing konvensional, atensi sangat vital buat menarik pembeli. Produk kamu hendak diketahui luas bila produk kamu bisa menarik atensi banyak orang.

 

Bila secara konvensional kamu beriklan di media massa, koran, majalah, radio ataupun menyebarkan pamflet hingga di internet terdapat yang namanya ads. Terdapat banyak tipe ads yang ada di internet cocok dengan platformnya semacam FB Ads, IG ads, Google Ads serta YouTube Ads.

 

Kecanggihan Ads internet ini merupakan menjamin pembaca iklan kamu merupakan sasaran market. Iklan kamu memanglah hendak timbul di depan layar pengguna bila kamu memakai jasa ads. Tetapi kemunculan saja tidak menjamin bisa menarik atensi pengguna terlebih membuat mereka melaksanakan action membeli.

 

Karena di dunia virtual terdapat ribuan konten menarik, lucu, viral serta mencengangkan disajikan di depan layar tiap harinya. Kamu hendak bersaing dengan konten- konten tersebut buat menarik atensi sasaran market kamu.

 

Nah, ini ia tugas metode copywriting AIDA yang awal ialah menarik atensi pengguna dengan membaca dalam waktu yang kilat. Bila copywriting kamu tidak menarik hingga iklan kamu hendak terlampaui begitu saja.

 

Banyak riset yang sudah dicoba buat mengenali sikap pengguna di dunia maya. Suatu riset terkenal dari SilverPop pada tahun 2018 menciptakan kalau atensi pengguna pada konten yang timbul cuma tertangkap 8 detik.

 

Hingga kamu wajib menulis copywriting yang dapat menangkap atensi pengguna kurang dari 8 detik sebab manusia hendak mengedipkan mata tiap 4 detiknya. Kalimat awal yang kamu tulis bertanggung jawab menarik atensi pengguna serta membuat mereka terus membaca kalimat berikutnya.

 

Kalimat awal ini dapat dirumuskan dengan wujud font, dimensi warna, headline, foto serta video. Tulislah dengan tujuan memancing rasa penasaran, menarik atensi, provokatif serta persuasif.

 

Terdapat banyak teori yang bisa kamu pakai, contohnya memakai kalimat tanya pada kalimat awal. Secara psikologis kalimat tanya hendak membuat pembaca menanggapi persoalan serta menimbulkan ekspektasi. Pembaca hendak meneruskan bacaannya buat memandang semacam apakah jawaban yang kamu tawarkan.

 

 

Contoh:

“ Apakah Kamu mau merendahkan berat tubuh tanpa menyiksa?”

“ Berapa kisaran harga hp gaming terbaik antilag?”

“ Apakah Kamu lagi mencari skincare buat kulit nampak muda serta terang?”

 

 

Persoalan tersebut dapat jadi opsi kamu selaku kalimat pembuka buat menggiring pembaca buat terus membaca. Pada sesi ini kamu dapat berkreasi sebebas bisa jadi serta memakai banyak teori buat kalimat awal.

 

Sangat direkomendasikan supaya kamu tidak terpaku pada satu teori kalimat awal sebab kamu terletak dalam persaingan. Ingat, kamu mempunyai kompetitor yang bisa jadi hendak memakai teori yang sama.

 

Alangkah baiknya bila kamu membuat alterasi teori apa saja yang hendak kamu pakai pada kalimat awal copywriting kamu. Pakai studi dari lembaga terpercaya ataupun silahkan kamu melaksanakan studi sendiri cocok dengan produk serta sasaran market kamu.

 

Bagian selanjutnya yang tidak kalah berarti merupakan headline ataupun judul, foto pendukung serta kalimat lanjutan. Susunlah sedemikian rupa buat menanggapi kasus sasaran market kamu serta tawarkan produk kamu selaku pemecahan. Elemen kedua hendak menanggapi gimana metode menyusun langkah berikutnya buat membuat pembaca terus membaca hingga akhir.

 

 

2. Interest

 

Sehabis sukses menarik atensi pembaca, hingga langkah selanjutnya dalam metode copywriting AIDA merupakan membuat pembaca berminat pada produk kamu. Tahapan ini tidak kalah berarti dengan kalimat awal serta sangat menantang. Karena bila kamu kandas membangun atensi pembaca hingga sia- sialah kalimat awal kamu.

 

Disini kamu wajib dapat membangun ikatan dengan pembaca serta mengikat ataupun engaged supaya mereka terus membaca sampai akhir. Buat membangun Interest ataupun atensi, kamu wajib dapat menyalakan awareness ataupun menyadarkan pembaca menimpa permasalahannya. Setelah itu kamu dapat memompa atensi pembaca dengan menggambarkan dengan ciamik keunggulan produk kamu.

 

Awal, metode menyalakan awareness pembaca dapat kamu jalani dengan menimbulkan bermacam kenyataan yang berkaitan dengan permasalahan tersebut. Kenyataan tersebut bisa berbentuk angka statistik, hasil riset permasalahan, keadaan sempurna yang sepatutnya terjalin serta alibi kenapa permasalahan tersebut berarti buat dipecahkan.

 

Susun secara terstruktur, uraikan mendalam serta tidak kurang ingat pakai style penyusunan persuasif buat menyajikan fakta- fakta ini dan tambahkan argumentasi kamu. Kamu pula wajib menghimpun sebanyak- banyaknya fakta ilmiah buat menunjang argumentasi kamu.

 

Dengan menimbulkan kenyataan, hingga permasalahan yang kamu angkat nampak lebih nyata, lebih dekat serta terdapat disekitar pembaca. Inilah yang menyalakan awareness serta menimbulkan respon emosional mereka. Setelah itu kamu wajib menghubungkan permasalahan tersebut dengan produk Kamu selaku solusinya.

 

Disini kamu wajib menarangkan keunggulan fitur serta keuntungan apa saja yang hendak didapat pembaca bila memakai produk kamu. Tetapi dengan catatan kalau tulisan ini terbuat buat membahas tentang sasaran market kamu ataupun pembaca, bukan tentang kamu serta produk kamu. Rangkailah kalimat yang bisa menerangkan produk ataupun layanan yang kamu tawarkan ini ialah jawaban atas kasus mereka.

 

 

3. Desire

 

Sehabis menarik atensi serta membangun atensi, hingga langkah berikutnya dari metode copywriting AIDA merupakan membangkitkan desire ataupun kemauan. Di sesi ini kamu wajib dapat membuat pembaca jadi sangat menginginkan produk ataupun jasa kamu.

 

Banyak yang berkata desire mirip dengan Interest. Tetapi pada eksekusinya, desire mempunyai karakteristik khas sendiri. Metode membangkitkan desire sangat berkaitan erat dengan logika serta emosi. Kamu wajib merangkai narasi yang bisa tersambung dengan logika serta emosi pembaca ataupun sasaran market kamu.

 

Selaku catatan, ingat pembaca kamu tidak hirau pada kamu ataupun produk kamu. Pembaca serta seluruh orang pada biasanya tercantum kamu sendiri pasti menempatkan diri kamu diatas segalanya. Maksudnya pembaca cuma hirau dengan diri mereka sendiri. Jadi rangkailah kalimat yang menampilkan kalau kamu hirau pada mereka.

 

Banyak teori yang bisa digunakan buat membangkitkan desire pembaca supaya menginginkan produk ataupun jasa kamu. Salah satu teori simpel yang bisa kamu aplikasikan merupakan menarangkan fitur serta benefit.

 

Menulis fitur serta benefit ini bisa jadi nampak biasa saja tetapi banyak orang mempunyai uraian konsep yang tidak pas. Fitur merupakan isi serta komponen pada produk ataupun jasa kamu yang berwujud serta bisa dilihat ataupun dijamah. Sebaliknya benefit merupakan hasil dari pemakaian produk ataupun jasa yang bisa dialami secara langsung ataupun tidak langsung serta membongkar permasalahan.

 

Contoh Fitur Pada Suatu Smartphone:

 

      • Kamera 48MP
      • RAM 18GB

 

Hingga benefit yang didapat dari fitur tersebut:

 

Dengan kamera 48MP kamu hendak memperoleh hasil foto bak handal. Tidak cuma foto, kamu bisa menciptakan video ciamik buat konten sosial media kamu.

 

Smartphone dengan kapasitas RAM 18 GB hendak membuat kamu leluasa mengunduh bermacam berbagai aplikasi serta permainan semau hati kamu. Dikala bermain permainan juga kamu tidak butuh takut tersendat sebab memori penuh.

 

Semacam yang sudah ditulis di atas kalau pembaca cuma hirau pada diri mereka sendiri, maksudnya pembaca tidak hirau dengan fitur apa yang kamu miliki. Tetapi mereka hirau gimana metode fitur kamu membagikan keuntungan serta khasiat untuk mereka.

 

Dalam penjualan produk ataupun jasa, fitur ataupun layanan yang bisa kamu bagikan memanglah haruslah terdapat. Tetapi bila kamu tidak bisa menarangkan khasiat, guna, khasiat serta keuntungan dari fitur serta layanan tersebut pembeli tidak hendak tertarik.

 

Bila teori awal tadi bernuansa positif dengan langsung menarangkan fitur serta benefit, hingga teori kedua yang bisa kamu aplikasikan merupakan sebaliknya. Teori simpel ini dapat kamu peruntukan alterasi dalam menulis copywriting ialah dengan memancing emosi negatif serta menawarkan pemecahan.

 

Pembaca yang sudah menjajaki tulisan kamu dari kalimat awal yang menangkap attention sampai interest merupakan orang yang mempunyai permasalahan. Permasalahan ini pasti membagikan emosi negatif pada mereka semacam frustasi, pilu, takut, jengkel serta marah.

 

Hingga kamu bisa membangkitkan desire dengan mengeksplorasi perasaan negatif pembaca yang berkaitan dengan permasalahan tersebut. Rangkailah kalimat yang menggambarkan pengalaman tidak mengasyikkan serta menimbulkan perasaan negatif tersebut. Selaku contoh kamu bisa menyimak tulisan dibawah ini.

 

 

“ Jerawat yang tidak kunjung sembuh serta bekasnya yang tidak lenyap pasti sangat mengusik penampilan Kamu. Berjumpa dengan sahabat, tampak di depan ataupun difoto juga jadi tidak yakin diri. Tetapi saat ini terdapat X yang bisa melenyapkan jerawat kamu cuma dalam waktu 2 pekan saja!”

 

 

Rangkaian kalimat ini dapat disesuaikan dengan sasaran market kamu. Gunakanlah bahasa yang sesuai serta dekat dengan pembaca kamu. Bila pembaca kamu berumur anak muda hingga kamu bisa memakai bahasa yang lebih santai serta kekinian. Jalani studi mendalam pada Kerutinan serta sikap sasaran market pula kompetitor kamu buat memperoleh hasil yang optimal.

 

 

4. Action

 

Elemen terakhir dari metode copywriting AIDA merupakan Action ataupun kerap pula diucap dengan CTA( Call to Action). Bagian terakhir ini bertujuan buat mengajak pembaca buat melaksanakan aksi yang apapun kamu mau. Contohnya membeli produk ataupun jasa, membuat akun, mengunduh, mengirim email, menelpon serta lain- lain.

 

Tahapan ini kerap diucap pula selaku tahapan pamungkas dari copywriting kamu. Karena bagian ini pula bertanggung jawab atas keberhasilan dari apa yang sudah kamu susun tadinya. Pada Action ini kalimat yang kamu rangkai wajib berbentuk kalimat persuasif ataupun kalimat perintah tidak langsung. Di dalamnya pula ada tombol, link, no telepon, alamat email dan harga dari produk ataupun jasa yang kamu tawarkan.

 

Contoh kalimat action simpel yang bisa kamu aplikasikan:

 

“ Lekas mendatangi no WA ini ataupun klik link berikut buat memesan X demi kulit glowing halus serta terang kamu, saat sebelum kehilangan promo menariknya!”

 

Kamu bisa meningkatkan kalimat persuasif yang lain serta berkreasi cocok dengan produk serta sasaran market kamu.

 

 

Baca Pula: Copywriting Adalah : Seni Menulis Untuk Menjual & Contoh Headline

 

 

 

Siap Tingkatkan Penjualan dengan AIDA?

 


Panduan menulis ini hendak efisien bila bahan tulisan yang digunakan ialah hasil studi yang pas serta kredibel. Kamu wajib mempunyai hasil studi tentang kepribadian, sikap serta Kerutinan sasaran market dan kompetitor kamu. Pemilihan kata pula vital dalam menyusun copywriting hingga sangat direkomendasikan buat memakai jasa yang pakar dibidangnya.

 

Tidak kurang ingat buat terus melaksanakan studi mandiri dari copywriting yang sudah kamu tulis. Lakukanlah eksplorasi serta pakai alterasi pada copywriting buat menciptakan resep yang sesuai serta pas sasaran. Ingat kalau pergerakan trend serta kompetitor kamu sangat dinamis hingga kamu wajib terus berinovasi pada copywriting kamu.

 

Demikian pembahasan menimpa metode copywriting AIDA yang sudah diulas secara lengkap dan gimana metode memakainya. Mudah- mudahan tulisan ini bisa menolong kamu tingkatkan penjualan di bisnis online kamu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tertarik dengan Layanan Szeto Consultants

Hubungi kami untuk info lebih lanjut